Aku untuk Angka 21
" Dunia terlalu cepat meninggalkan kehidupan anak-anak, namun seperti berjalan lambat saat memasuki usia dewasa ." (Anonim) Prolog : Kehidupan merupakan jembatan untuk menuju dunia yang abadi. Ia hadir sebagai tempat transit seluruh makhluk bumi khususnya manusia. Sebagaimana fitrah penciptaan manusia adalah sebagai khalifah di bumi. Maka begitu mulianya tujuan adanya kita. Awalnya kita hanyalah sebuah gumpalan darah, yang selanjutnya Allah jaga, Allah kasihi dan Allah berkahi. Hingga 120 hari lamanya, Allah berikan ruh kepadanya. Maka jadilah kita menjadi seorang bayi. Setelah 9 bulan lamanya kita berada di dunia dalam penjagaan Allah melalui perut Umi tercinta. Allah perkenankan pula kita lahir, menyambut indah dan pahitnya dunia ini. Allah titipkan kita kepada 2 (dua) manusia mulia pilihannya yang akan kita panggil Umi dan Abi. Ya! mereka kedua orang tua kita, manusia pertama yang akan memberitahukan siapa Tuhan kita? Siapa Nabi kita? Apa kitab kita? Apa agama...


